“Misalnya ya harus yang ahli. Urusan hutan ini kan urusannya marka AD, saya rasa kalau kita mau serius, selesai itu dengan menurunkan satu pleton,” imbuh dia.
(Baca juga: Empat Peleton Polisi Diterjunkan Buru Kelompok Teroris Ali Kalora Cs)
Menurut dia, Ali Kalora CS itu merupakan pasukan terlatih di medan perang. Karena itu, aparat kepolisian membutuhkan bantuan dari tentara dalam mencari keberadaan mereka. Kata dia, pendidikan perang di dalam hutan pasti lebih dimiliki anggota TNI ketimbang polisi.
“Saya rasa (Ali Kalora CS) sudah 7 tahun di hutan sudah hafal banget. Sedangkan anggota itu kan ganti-ganti, tentara palingan setahun. Kalau brimob paling 6 bulan,” ujarnya.
(Baca juga: Kondisi 2 Polisi Korban Penembakan Eks Anak Buah Santoso Mulai Stabil)