nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebut Wasekjen PKB Anak PKI, Pelaku: Itu Kebodohan Saya

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 02 Januari 2019 19:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 02 338 1999138 sebut-wasekjen-pkb-anak-pki-pelaku-itu-kebodohan-saya-VdgtMhdA3R.jpg Terduga Kasus Ujaran Kebencian, Sri Destri (Foto: Sarah/Okezone)

JAKARTA - Pelaku kasus dugaan ujaran kebencian, Sri Destri Sundari telah meminta maaf kepada Wasekjen PKB, Dita Indah Sari karena telah meneruskan sebuah unggahan pada media sosial yang di dalamnya mengatakan bahwa Dita merupakan anak PKI.

Ketika ditanya alasan menyebarkan unggahan itu dalam akun Facebook-nya, Sri Destri Sundari mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki motif khusus. Ia bahkan mengaku tidak mengetahui dengan jelas isi dari unggahan yang diteruskannya itu.

Oleh sebab itu, wanita asal Depok ini mengakui kalau hal tersebut dilakukan karena murni kebodohan dan keteledorannya. Ia tidak memikirkan lebih jauh akibat yang akan menimpanya ketika meneruskan unggahan itu.

"Saya sendiri pribadi tidak punya motif apapun. Saya hanya tidak tahu dan informasi itu jelas belum, saya hanya mungkin kebodohan saya, keteledoran saya, nge-share saja," ujar Sri Destri Sundari di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Rabu (2/1/2019).

Baca Juga: Alasan Kemanusiaan, Wasekjen PKB Maafkan Tersangka Ujaran Kebencian

Wasekjen PKB

"Tidak berpikir nanti saya akan berurusan dengan polisi bagaimana, tidak kepikiran sejauh itu, karena saya memang full tidak tahu," tambahnya.

Pelaku Sri Destri Sundari pun mengaku setelah meneruskan unggahan itu, ia ditangkap oleh pihak kepolisian dan langsung ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Desember 2018, namun dirinya tidak ditahan.

Melalui penangkapan itu, sejumlah barang bukti pun diamankan oleh pihak kepolisian, seperti telefon genggam miliknya, akun Facebook, serta email yang dilakukan reset ulang.

"Harapan saya untuk masyarakat luas tidak usah meng-share-share lagi informasi yang belum jelas. Apalagi saya sudah berurusan dengan ibu Dita. Ibu Dita pun sudah mengatakan saya dampaknya seperti apa saya pun menyesal, kebodohan saya, kekhilafan saya, tidak memikirkan ibu Dita. Saya hanya kecerobohan jempol saya," tutup Sri Destri.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini