Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usai Tanggap Darurat, 1.800 Rumah Korban Tsunami Banten Akan Direlokasi

Rasyid Ridho , Jurnalis-Kamis, 03 Januari 2019 |16:49 WIB
Usai Tanggap Darurat, 1.800 Rumah Korban Tsunami Banten Akan Direlokasi
Daerah terdampak tsunami Banten.
A
A
A

PANDEGLANG – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan akan menerjunkan pasukan dari Resimen Zeni Konstruksi guna membantu membangun hunian sementara dan tetap untuk para korban tsunami Selat Sunda di Banten.

“Ketika masuk masa rehabilitasi saya sudah bicara kepada Ibu Bupati (Irna Narulita) mohon bantuan Zeni Konstruksi yang akan membantu pembuatan hunian sementara dan tetap,” kata Hadi kepada wartawan di Labuan, Pandeglang, Kamis (3/1/2019).

Dia menjelaskan, pembangunan akan dilakukan setelah masa tanggap darurat berakhir pada 5 Januari 2019. Hunian untuk para korban akan dibangun di lokasi baru yang nantinya disiapkan pemerintah daerah.

“Kami sudah koordinasi dengan gubernur, akan dicarikan tempat yang bagus dan aman apabila ada gelombang tsunami lagi. Mudah mudahan tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Kondisi Terkini Pantai Carita yang Porak-poranda Usai Diterjang Tsunami

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, berdasarkan data, sebanyak 1.800 rumah rusak akibat terjangan tsunami di sepanjang Anyer hingga Kecamatan Sumur. Namun, relokasi akan dilakukan di tempat tak jauh dari pantai, yang menjadi ladang pencarian para korban.

(Baca Juga : 7 Fakta Gunung Anak Krakatau Pasca-Tsunami, Perairan Lebih Dangkal hingga Puncak Menyusut)

“Lagi dicari lokasi yang tidak jauh dari aktivitas ekonomi mereka karena mereka nelayan. (Lokasinya-red) yang memiliki ketinggian tertentu karena mereka masih khawatir, tapi tidak jauh dari pantai,” katanya.

(Baca Juga : BMKG Pasang Alat Water Level Dekat Gunung Anak Krakatau)

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement