JEMBER - Karapan sapi di Madura mungkin sering kita lihat dan tonton. Namun bagaimana jadinya jika diubah menjadi karapan marmut? Di salah satu desa di Kota Jember, marmut diperlombakan untuk adu cepat. Jika marmut memperoleh juara, harga marmut terdongkrak hingga mencapai puluhan juta rupiah.
Perlombaan unik ini digelar di Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger, Jember. Kebanyakan warga di sini memang beternak marmut. Selain untuk dikonsumsi dalam berbagai menu, marmut juga diperlombakan guna mendongkrak harga jualnya.
Jika masyarakat menjual sate marmut, peternak hanya dapat hasil sekitar 50 hingga 75 ribu rupiah per satu ekor marmut. Namun jika diikutkan lomba dan memenangkan ajang tersebut, harga marmut bakal tinggi. Hal itulah yang menginisiasi warga membuat arena khusus untuk karapan marmut sepanjang 30 meter.
Peserta ternyata bukan dari wilayah Jember saja , namun ada juga yang dari Lumajang, Madura hingga Probolinggo.
(Baca juga: Lomba Karapan Sapi Pemuda Perindo, Ferari Sabet Juara Satu)