nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terbakar Api Cemburu, Pak RT Bantai Pacar Istrinya

Adi Rianghepat, Jurnalis · Senin 07 Januari 2019 19:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 07 340 2001044 terbakar-api-cemburu-pak-rt-bantai-pacar-istrinya-Kwt2OKVKpP.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

KUPANG - Seorang Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghabisi nyawa kekasih istrinya dengan satu tikaman menggunakan sebilah pisau, pada Senin 7 Januari 2019.

Aksi nekat Ketua RT 09/RW 04 Kelurahan Naioni atas nama Nimbrot Lao alias Lot alias NL (44) itu dipicu rasa cemburu dan sakit hati, karena istrinya Alviana Lao Lasa (40) memilih berada di pelukan korban Irfan Stefanus Boisala (45) dan meninggalkan dirinya.

Tersangka NL bahkan menghabisi nyawa kekasih istrinya itu di dalam rumah korban di RT 10/ RW 04 kelurahan itu dengan satu kali tikaman di punggung belakang bagian kanan.

Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra mengatakan, peristiwa pembunuhan itu terjadi lantaran pelaku merasa sakit hati karena istrinya “diambil” oleh korban. Peristiwa berawal dari pertengkaran yang terjadi di rumah korban pada Senin pagi ini.

 (Baca juga: 3 Pembunuh Pendeta di Wamena Ambruk Ditembak Polisi)

mayat

Saudara kandung korban bernama Ruth Boisala sekira pukul 07.00 Wita, mendatangi rumah korban dan memarahi istri tersangka Alviana yang saat itu berada di rumah korban. Memang istri tersangka Alviana sudah hidup serumah dengan korban. Namun hal itu tak disetujui oleh saudara dan kerabat korban. Mendapat omelan saudara korban, Alviana istri tersangka lalu memilih meninggalkan rumah korban.

"Saudara korban memang tidak setuju dengan hubungan mereka," kata I Gede, Senin (7/1/2019).

Tak disangka saat saudara korban memarahi istri tersangka di rumah korban, ternyata tersangka sedang berada di rumah sepupunya Hendrik Tamael yang jaraknya hanya dua tiga langkah. Tersangka berada di rumah Hendrik untuk memperbaiki celananya. Kebetulan Hendrik adalah seorang penjahit.

 (Baca juga: Sakit Hati Disebut Gila, Agus Gorok Leher Tetangganya hingga Tewas)

Mendengar omelan saudara korban terhadap istrinya, tersangka NL yang masih menyimpan dendam dan sakit hati kepada korban lalu meninggalkan rumah Hendrik menuju rumah korban.

Setiba di rumah korban yang menurut silsila keluarga juga masih sepupu dari garis keturunan nenek itu, tersangka langsung menuju korban. Korban yang sedang membelakangi arah datangnya tersangka dan sedang melihat keluar jendela itu tak sempat menghindar.

 ss

Sejurus aksi tersangka langsung menancapkan sebilah pisau ukuran sekitar 14 cm itu ke punggung kanan korban. Pasca-ditikam dan merasa kesakitan, korban lalu berlari keluar dengan cucuran darah di tubuhnya. Namun karena begitu banyak darah yang menetes dari luka bekas tikaman itu, korban lalu rebah di halaman rumah tetangganya hingga tewas.

"Korban tewas di lokasi kejadian," tutupnya.

Selesai mengeksekusi korban dan merasa hutang amarah dan sakit hatinya terbayarkan, tersangka Nimbrot Lao lalu berjalan ke rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter dan menghidupkan motornya dan melanjutkan perjalanan ke Mapolsek Alak untuk menyerahkan diri.

Mendapat laporan tersangka, anggota Polsek Alak lalu melakukan olah tempat kejadian dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Drs Titus Uly untuk divisum. Saat ini tersangka sedang dalam pemeriksaan intensif penyidik Polsek Alak.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini