Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganjar: Kalau Ada yang Korupsi Saya Sembelih!

Taufik Budi , Jurnalis-Senin, 07 Januari 2019 |18:58 WIB
 Ganjar: Kalau Ada yang Korupsi Saya Sembelih!
Foto: Okezone
A
A
A

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bereaksi keras terhadap laporan dugaan pungli dan gratifikasi di lingkungan Pemprov Jateng. Dia mengaku tak akan memberikan sanksi tegas terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat.

“Buat saya integritas harga mati. Jangan ada praktik korupsi, gratifikasi, maupun pungli. Nek ono tak sembelih (kalau ada saya sembelih)," kata Ganjar, Senin (7/1/2019).

Ganjar menekankan, sistem yang sudah berjalan dengan baik di Jawa Tengah tidak boleh tercoreng oleh kelakuan beberapa oknum. Menurutnya "Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi" merupakan tagline sekaligus konsep kerja ASN Pemprov Jateng.

 ganajr

Dengan nada tinggi, dia memberi peringatan terakhir pada mereka yang masih 'mbalela' untuk taubat sekarang juga. Ganjar pun meminta seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melaporkan LHKPN kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan batas waktu tiga bulan dan tidak boleh ditawar.

"Kalau tidak sepakat dan masih mau tawar-tawar, silakan keluar!" tegas politikus PDI Perjuangan ini.

Menurutnya, peringatan keras sebagai wujud kasih sayang seorang pemimpin terhadap seluruh jajaran. Cara itu sekaligus untuk memproteksi jajarannya agar terlindungi dari hal yang dapat menjerumuskan mereka.

"Ini bukti sayang kami kepada para jajaran kami, kami ingin semua dilindungi. Tapi tolong jangan korupsi, jangan terima gratifikasi, jangan ada lagi main pungli. Jangan sampai ada OTT (Operasi Tangkap Tangan) di Jawa Tengah," tandasnya.

 ss

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement