nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penangkapan Wisnu Wardhana Dinilai Momentum Peningkatan Tata Kelola BUMD

Syaiful Islam, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 15:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 09 519 2002067 penangkapan-wisnu-wardhana-dinilai-momentum-peningkatan-tata-kelola-bumd-Nm143lQtu5.jpg Hukum (Reuters)

SURABAYA - Penangkapan yang dilakukan Kejari Surabaya bersama Kejati Jatim terhadap terpidana kasus korupsi penjualan aset BUMD Jatim PT PWU, Wisnu Wardhana, mendapat apresiasi dari mantan Kajati Jatim, Maruli Hutagalung.

Menurut Maruli, rakyat bangga dengan kiprah Kejati Jatim dan tim Kejari Surabaya yang sangat tegas dalam memburu koruptor. Aksi penangkapan ini sangat efektif dalam mengirim pesan bahwa memang koruptor harus benar-benar diburu.

 Baca juga; Pengusaha Kiagus Akui Beli Mobil Porsche Pakai Duit Proyek Fiktif PT Jasindo

Ini sejalan dengan komitmen Presiden Joko Widodo untuk terus menegakkan hukum, mewujudkan Indonesia bebas korupsi. Dalam kasus ini, Kejaksaan telah menetapkan empat tersangka, yaitu Wisnu yang ketika itu menjadi Ketua Penjualan Aset PT PWU.

 https://img-z.okeinfo.net/okz/500/library/images/2019/01/09/jaq9fh0j7xtu6p4vndts_16539.jpg

Disusul Dirut PT PWU saat itu Dahlan Iskan, serta Sam Santoso dan Oepoyo (dua pihak swasta selaku pembeli aset BUMD Jatim PT PWU).

"Dalam kasus Wisnu, kita patut mengapresiasi MA yang telah menaikkan vonis dari jumlah tuntutan awal. Telah lahir Artidjo-Artidjo baru di MA sebagai garda terakhir pemberantasan korupsi,” terang Maruli, Rabu (9/1/2019.

 Baca juga: Kejari Surabaya Meringkus Terpidana Korupsi PT PWU Wisnu Wardhana

Menurutnya, momentum penangkapan Wisnu juga semestinya menjadi momentum untuk meningkatkan tata kelola BUMD secara lebih profesional. Sehingga bisa memberi manfaat bagi rakyat, bukan dijadikan lahan korupsi.

Seperti diketahui, kasus ini bermula dari penjualan dua aset milik BUMD Jatim PT PWU di Kediri dan Tulungagung pada 2003 yang merugikan negara Rp 11,07 miliar. Wisnu divonis 3 tahun di Pengadilan Tipikor Surabaya.

 Baca juga: Wisnu Wardhana Melawan, Tabrakkan Mobil ke Motor Petugas saat Penangkapan

Kemudian Wisnu banding ke Pengadilan Tinggi Jatim yang menurunkan vonisnya menjadi 1 tahun penjara. Tak puas, Kejaksaan Tinggi Jatim melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), lalu pada Desember 2018 menaikkan vonis Wisnu menjadi 6 tahun penjara.

Setelah vonis MA turun itulah, Wisnu melarikan diri hingga tertangkap.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini