Jokowi Bagi-Bagi Sertifikat Tanah, TKN: Buah Manis Komitmen Pemerataan Ekonomi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 19:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 10 605 2002751 jokowi-bagi-bagi-sertifikat-tanah-tkn-buah-manis-komitmen-pemerataan-ekonomi-iJzLFbzHls.jpg Presiden Joko Widodo bagikan sertifikat tanah di Sorong, Papua. Foto: Okezone/Biro Pers

JAKARTA – Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Dedek Prayudi mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang membagikan 3000 sertifikat tanah di Jakarta Barat, Rabu 9 Januari 2019.

"Buah manis dari komitmen pemerataan ekonomi ini sudah sepatutnya diapresiasi. Pak Jokowi menginginkan hak-hak rakyat kecil terkait tanah yang selama ini diabaikan, kini dikristalisasi melalui kepastian hukum dengan dibagikannya sertifikat tanah ini, sehingga rakyat terhindarkan dari potensi sengketa tanah," kata politisi yang akrab disapa Uki ini dalam pernyataan tertulis yang diterima Okezone, Kamis (10/1/2019).

Foto/Ist

Uki mengatakan bahwa program redistribusi lahan ini pada 2018 melampaui yang ditargetkan oleh pemerintah. "Pada 2018, dari yang ditargetkan 7 juta sertifikat, Pak Jokowi telah membagikan 9 juta lebih sertifikat tanah. Tentunya keberhasilan ini tidak lepas dari kerjasama pemerintah daerah dan masyarakat," sambung Uki.

Foto/Okezone

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menekankan program bagi-bagi sertifikat adalah bagian dari paket kebijakan pemerataan ekonomi Presiden Jokowi.

"Kalau bicara paket kebijakannya, ada banyak sekali, termasuk membangun konektivitas antar wilayah, pembangunan infrastruktur terutama daerah 3T (terluar, tertinggal dan terpencil), dan redistribusi aset dan lahan ini," ujar Uki.

Baca: Jokowi Tegaskan Tak Ada Masalah dengan Anies Baswedan

Baca: Jokowi-KH Ma'ruf Unggul dalam Sejumlah Survei

"Maka tidak heran, ketimpangan yang selama 10 tahun tercatat meningkat tajam pada 2004-2014 di era pemerintahan sebelumnya, kini di era Jokowi turun terus dan ketimpangan kini mencapai titik terendah selama tujuh tahun terakhir," tutup Uki.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini