nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rampok Rp2,1 Miliar Milik Mantan Presiden Zimbabwe, Tiga Orang Diseret ke Pengadilan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 15:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 11 18 2003135 rampok-rp2-1-miliar-milik-mantan-presiden-zimbabwe-tiga-orang-diseret-ke-pengadilan-LiGw0HgLUS.jpg Robert Mugabe. (Foto: Reuters)

HARARE – Tiga orang diseret ke pengadilan di Zimbabwe atas tuduhan mencoba mencuri koper berisi uang tunai sebesar USD150.000 (sekira Rp2,1 miliar) dari Presiden Zimbabwe yang digulingkan, Robert Mugabe. Para pencuri itu diyakini telah menghabiskan uang itu untuk membeli mobil, rumah dan hewan.

Media pemerintah Zimbabwe menyebut kerabat dari presiden Mugabe, Constantia Mugabe berada di antara tersangka perampokan tersebut. Dia diyakini memiliki kunci ke rumah Mugabe di Zvimba, di dekat Ibu Kota Harare dan memberikan akses pada pelaku lainnya.

BACA JUGA: Delapan Hari Penuh Drama, Presiden Zimbabwe Akhirnya Resmi Mengundurkan Diri

Para tersangka lainnya dipekerjakan sebagai petugas kebersihan pada saat pencurian, yang diduga terjadi beberapa waktu lalu antara 1 Desember dan awal Januari.

"Johanne Mapurisa membeli Toyota Camry ... dan rumah seharga USD20.000 setelah kejadian," kata Jaksa Penuntut Teveraishe Zinyemba di depan pengadilan Chinhoyi sebagaimana dilansir BBC, Jumat (11/1/2019).

"Saymore Nhetekwa juga membeli Honda... dan ternak yang termasuk babi dan sapi untuk jumlah yang tidak diungkapkan."

Mugabe digulingkan melalui kudeta militer tak berdarah pada November 2017. Sebelumnya, pria berusia 94 tahun berkuasa di Zimbabwe selama 37 tahun, mulanya sebagai perdana menteri kemudian sebagai presiden.

BACA JUGA: Gelimang Harta Keluarga Mugabe di Tengah Kemiskinan Warga Zimbabwe

Setelah tak lagi berkuasa, Mugabe mengalami kesulitan untuk berjalan dan telah menghabiskan waktu beberapa bulan di Singapura untuk menjalani perawatan. Tidak jelas apakah dia ada di rumah saat pencurian terjadi.

Ketiga tersangka telah dibebaskan dengan jaminan sementara tersangka keempat dilaporkan masih buron.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini