Ia pun meminta kepada petugas, agar menggunakan tembakan bius untuk melumpuhkan kawanan monyet yang sudah membuat resah masyarakat.
"Saya juga menginstruksikan agar menggunakan tembakan obat bius untuk menangani kasus tersebut. Hanya dalam keadaan sangat terdesak saja yang mana mengancam manusia, boleh menggunakan senjata api untuk melumpuhkan" tegas Arsal.
(Baca juga: Ratusan Kera Serbu Permukiman di Gunungkidul karena Sulit Cari Makanan)
Tak hanya balita, kawanan monyet liar itu pernah menyerang Iqbal (21) hingga mengalami luka robek dibagian dahi akibat digigit, dengan panjang robek 9 cm. Meskipun tidak terlalu dalam, namun korban harus dijahit sebanyak 16 jahitan.
"Warga sangat was-was terhadap serangan kera liar ini. Kami yang berada disekitar kawasan hutan, menjadi sasaran kera," kata H. Adnan, tokoh masyarakat Tegal Randu.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.