"Kita terus konsisten dengan pencegahan penyebaran jentik nyamuk DBD dan malaria. Ini merupakan program andalan kita yang akan terus dilakukan secara berkesinambungan," kata Yurman, Senin (14/1/2019).
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Air Petai, Sumarno mengatakan, ada salah satu warga di daerahnya terjangkit DBD pada 2018.
Warga tersebut, kata Sumarno, sempat dirawat di salah satu rumah sakit selama sekira seminggu.
"Ada warga yang sempat terjangkit DBD," jelas Sumarno.