"Pembangunan harus menghampiri rakyat di sudut manapun. Pembangunan yang bukan hanya menyejahterakan, tapi juga menyatukan," ujar Jokowi dalam buku "Jokowi Menuju Cahaya" seperti yang dikutip Okezone, Selasa (15/1/2019).
Jokowi mencertikan tentang kondisi daerah perbatasan yang begitu menyedihkan. Sepeti yang berbatasan langsung dengan Malaysia, dengan Timor Timur, atau dengan Papua Nugini. Dari sana, kata Jokowi, nampak betul pembangunan tidak sampai sisi terujung.
"Padahal itu adalah teras martabat bangsa. Perbatasan adalah garis yang secara telak memperlihatakan dua negara yang berhadapan. Dan kita memperlihatkan keterbelakangan," kata Jokowi.
Jokowi juga menyingung soal harga logistik di Papua yang jauh mahal dari daerah lain. Hal itu disebabkan biaya angkut ke sana sangat besar lantaran akses yang tidak baik.
Atas dasar semua itulah mantan Gubernur DKI Jakarta mengedepankan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia.
