Sedangkan di daerah perdesaan naik sebanyak 19,05 ribu orang dari 267,55 ribu orang pada Maret 2018 menjadi 286,60 ribu orang pada September 2018.
Peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar daripada peranan komoditi non makanan (perumahan, sandang pendidikan, dan kesehatan).
BPS mencatat pada bulan September 2018, sumbangan garis kemiskinan terhadap garis kemiskinan ada 71,60 persen, sedkit lebih rendah dibandingkan dengan saat Maret 2018, sebesar 71,66 persen.
"Jenis komoditi makanan yang berpengaruh besar garis kemiskinan September 2018 di perkotaan juga di perdesaan adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras mi instan, roti serta kopi bubuk dan kopi instan (kemasan)," ujarnya.