nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Kasus Hamil Duluan, Permintaan Dispensasi Pernikahan Dini Meningkat

krjogja.com, Jurnalis · Selasa 15 Januari 2019 11:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 15 510 2004629 banyak-kasus-hamil-duluan-permintaan-dispensasi-pernikahan-dini-meningkat-9RYAitQImh.jpg

WONOSARI - Jumlah permohonan dispensasi nikah di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta tercatat masih cukup tinggi di antaranya disebabkan banyaknya kasus hamil di luar nikah pada gadis di bawah umur.

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3AKBPD) Kabupaten Gunungkidul usia pria yang dimintakan dispensasi masih di bawah usia 19 tahun, sedangkan perempuan kurang dari 16 tahun.

“Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan terus berupaya untuk bisa menekan kasus ini dengan harapan agar dapat mewujudkan sebagai Kabupaten Layak Anak,” kata Kepala Dinas P3AKBPD Gunungkidul Drs Sujoko MSi.

Selain hamil di luar nikah, faktor ekonomi, faktor pendidikan hingga kemiskinan diperkirakan memicu terjadinya pengajuan dispensasi nikah di Gunungkidul. Saat ini pihaknya juga kesulitan untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada orangtua yang masih banyak beranggapan melihat anaknya sudah dapat menikah pada usia muda.

Padahal dalam berbagai kesempatan selalu mengampanyekan slogan lebih baik gendong tas dari pada gendong anak, di tiap-tiap kecamatan, dan juga mendukung deklarasi antinikah dini.

“Kami akan terus berupaya agar kasus pernikahan dini di Gunungkidul dapat dicegah,” imbuhnya.

Humas Pengadilan Agama Wonosari, Bawanto mengatakan dari tahun ke tahun tren dispensasi nikah di Kabupaten Gunungkidul mengalami fluktuasi. Pada 2017 hingga 2018 ada 67 permohonan, sedangkan di akhir 2018 naik menjadi 79 permohonan. Permohonan dispensasi nikah di usia muda hingga saat ini memang sulit dicegah, karena itu pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat perlu terus dilakukan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini