Jokowi Masih Punya "PR" Kasus HAM, Ma'ruf Amin: Makanya Harus 2 Periode

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Kamis 17 Januari 2019 01:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 17 605 2005503 jokowi-masih-punya-pr-kasus-ham-ma-ruf-amin-makanya-harus-2-periode-0VjG6Q9TvI.jpg Cawapres Ma'ruf Amin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) mendapatkan rapor merah dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Sebab, kasus pelanggaran HAM berat masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang belum tuntas.

Disinyalir isu tersebut akan mengemuka pada debat pilpres perdana pada esok hari Kamis 17 Januari 2019. Ma’ruf Amin yang mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden cukup santai menyikapinya. Ia menjawab, untuk menuntaskan PR tersebut harus diberi kesempatan periode kedua bagi Jokowi.

“Makanya harus ada periode kedua, supaya semua persoalan bisa selesai. Betul kan?” ujar Ma’ruf Amin saat ditemui di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).

(Baca Juga: Jokowi Dimentori Yusril Mantapkan Persiapan Debat Perdana)

Jokowi-Maruf Amin

Sekadar diketahui, berkas kasus yang telah diserahkan Komnas HAM kepada Jaksa Agung sejak awal 2002 antara lain, peristiwa 1965/1966, peristiwa penembakan misterius (petrus) pada 1982-1985.

Peristiwa penghilangan paksa aktivis pada 1997-1998, peristiwa Trisakti, Semanggi I dan II pada 1998, peristiwa Talangsari pada 1989, kerusuhan Mei pada 1998 dan peristiwa Wasior Wamena 2000-2003.

(Baca Juga: Gelar Simulasi Debat Perdana, Jokowi: Mantul)

Komnas HAM menambah tiga berkas pelanggaran HAM berat dari Aceh, yakni kasus Jambu Kepok, kasus Simpang KKA dan yang paling akhir, kasus Rumoh Geudong yang diserahkan ke Jaksa Agung dalam kurun waktu 2017-2018.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini