KUPANG - Gempa Bumi melanda Kabupaten Sumba Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tidak main-main, guncangan yang terjadi sejak 08.59 Wita dengan kekuatan Magnitudo 6,2 SR di Kecamatan Tana Righu hingga pukul 13.35 Wita itu sudah 25 kali guncangan.
Namun demikian otoritas penanggulangan dari Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) melaporkan bahwa gempa bumi itu belum menimbulkan dampak kerugian bagi masyarakat.
Kepala BPBD Sumba Barat Viktor Umbu Sulung mengaku belum ada dampak hingga siang ini. Namun begitu kesiagaan petugas di lapangan terus dilakukan. Aparat setempat diminta untuk segera membangun komunikasi jika mendapatkan adanya dampak gempa itu. Masyarakat lanjut dia juga diimbau untuk mewaspadai dampak dan gempa susulan.

Hal senada disampaikan Kepala BPBD Provinsi NTT Tini Thadeus yang dihubungi terpisah di Kupang. Dia mengaku masih melakukan penelusuran dan pemantauan di lapangan terutama di lokaai gempa terjadi. Masyarakat juga diminta terus waspada atas kejadian alam ini.
(Baca Juga: Kepanikan Warga Sumba Diguncang 13 Kali Gempa, Siswa Berhamburan Keluar Sekolah)
Meskipun tak berdampak, namun gempa bumi ikut dirasakan masyarakat di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), kabupaten tetangganya. Kornelis Dunga warga Kabupaten SBD, mengaku ikut merasakan guncangan gempa pada pukul 13.35 Wita.

"Memang guncangannya tak lama tapi sangat kuat dan terasa. Guncangannya sekitar 2 sampai 3 detik dan tak berdampak," katanya. Dia mengaku menurut informasi guncangan itu terasa karena gempa itu berkekuatan 6,7 Skala Richter.
(Khafid Mardiyansyah)