nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir Sulsel, 26 Orang Tercatat Meninggal Dunia

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 13:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 24 609 2008814 banjir-sulsel-26-orang-tercatat-meninggal-dunia-VGWwyUSUbb.jpg Banjir Sulsel (Okezone)

MAKASSAR - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel Syamsibar mengatakan, dampak banjir dan longsor di 10 kabupaten/kota di Sulsel telah tercatat sebanyak 26 orang meninggal dunia.

"Dan sampai saat ini data yang masuk yang kita rilis itu ada 26 orang yang meninggal," kata Syamsibar, Kamis (24/1/2019).

 Baca juga: Usai Lapor ke Jokowi, Kepala BNPB Langsung Tinjau Penanganan Banjir di Sulsel

Sementara itu data yang dirilis BPBD Sulsel melalui Crisis Media Center Pemprov Sulsel hingga 23 Januari 2019, pukul 23:10 WITA. Total korban, Kepala Keluarga terdampak 3.914 (KK), 5.825 jiwa, 26 orang meninggal dunia, jumlah hilang 24 jiwa, sakit 46 jiwa dan mengungsi 3.321.

 Banjir Sulsel (Herman/Okezone)

"Kemudian yang mengungsi di atas 3.000 dan Alhamdulillah hujan sudah tidak seperti kemarin-kemarin. Intensitasnya sudah mulai menurun dan DAM Bili-bili elevasinya juga sudah turun dan berada dalam kondisi normal," jelas Syamsibar.

 Baca juga: Banjir Sulawesi Selatan: Terparah dalam 10 Tahun Terakhir

Adapun status hingga pukul 04.50 WITA (24/1/2019), tinggi muka air (TMA) Waduk Bili-bili +99.45 (normal 99,50), vol waduk sekitar 248.59 m3 dan inflow sekitar 246.66m3/dtk serta outflow sekitar 246.70/dtk. Dan status telah diturunkan menjadi dibawah normal dan tinggi bukaan pintu dikurangi menjadi 2.0 m.

Sementara itu, lanjutnya, upaya pertolongan masih terus dilakukan, termasuk di daerah yang terjadi longsor. Sampai saat ini, masih terus dilakukan pencarian dari berbagai unsur baik TNI Polri, BPBD, Basarnas, Tagana dan semua kompenen. Lanjutnya, jalur Makassar-Sungguhminasa dan Malino sudah terbuka.

"Termasuk masyarakat dan kita koordinasi dengan Bupati Gowa Pak Adnan dan kita berharap semua bisa dievakuasi. Dan ini masih dalam tahap pencarian," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini