Kata dia, survei tersebut dilakukan pada 8 Januari hingga 14 Januari 2019. Survei dilakukan secara propforsional di 34 Provinsi yang punya hak pilih dalam Pilpres 17 April 2019, yaitu mereka yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan terdaftar di KPU sebagai pemilih ketika survey dilakukan.
Selanjutnya random di tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan/Desa, Kampung/RW/RT, penyebaran wilayah di 50 persen perkotaan & 50 persen di pedesaan. Jumlah sample responden yang di ambil sebanyak 2.100. Penentuan responden dilakukan secara random sistematis, dengan margin error + 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Penarikan sampel dilakukan dengan Metode multistage Random Sampling
"Elektabilitas Prabowo-Sandi bertengger di angka 41,80%, dampak dari berbagai alasan yang diungkap publik di antaranya, menginginkan perubahan & presiden baru, sosok Prabowo-Sandi dipandang mampu memperbaiki kondisi ekonomi saat ini serta memiliki karakter tegas dan berwibawa," tutur Husin.

Lalu, sambung dia, figur Jokowi-Ma'ruf memperoleh elektabilitas sebesar 45,90 persen dianggap mampu melanjutkan pembangunan, merakyat dan berpengalaman.