Gembong mengimbau, masyarakat harus bijak dalam menerima informasi jelang berlangsungnya pesta demokrasi lima tahunan tersebut. "Itu kan sebetulnya kalau bicara majalah Barokah kan tinggal masyarakatnya yang mencermati secara bijak," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai NasDem, Bestari Barus mengatakan, kemunculan Tabloid Indonesia Barokah itu mencoreng kinerja jurnalis. Sebab, isi di dalam berita itu bukan berdasarkan fakta dan verifikasi dari lapangan.
"Ya, kasihan sama wartawan, udah capek-capek, tapi ada oknum yang meresahkan segera usut tuntas," katanya.
(Baca Juga: Bawaslu: Tabloid Indonesia Barokah Tersebar Seluruh Indonesia, DIY Terbanyak)
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.