(Baca Juga : Sedang Sakit, Prabowo Batal Hadiri Konsolidasi Nasional PKS)
"Siapa yang menang dalam debat separuh dari populasi pemilih itu mayoritas sudah punya pilihan. Jadi, debat itu hanya dijadikan sarana lebih mendalami sejauh mana pemaparan visi-misi capres," ungkapnya.
Adapun data tersebut diperoleh dari survei pada 18-25 Januari 2019 dengan 1.200 responden di 34 provinsi yang diwawancarai tatap muka, dengan metode multistage random sampling, dan margin of error kurang lebih 2,8 persen.
(Baca Juga : TKN soal Debat Kedua Pilpres: Jokowi Paparkan Prestasi, Prabowo Belum Punya Apa-Apa)
(Erha Aprili Ramadhoni)