(Baca Juga: Dikepung Banjir, Petugas Kecamatan Pekalongan Tetap Gelar Upacara)
Pembuatan Bailey lanjut dia tidak membutuhkan waktu lama. Setidaknya, paling lama satu bulan jembatan Bailey dapat terpasang. Ganjar juga mendengarkan cerita dari warga maupun guru-guru yang harus naik-turun tangga agar bisa menyeberangi sungai.
"Lihat saja cerita ibu Atik dan ibu Dwi tadi, mereka menantang maut hanya untuk menyeberang sungai demi mengajar. Tentu saya sangat mengapresiasi dan alasan ini pula yang membuat pembuatan jembatan darurat harus dipercepat," tambahnya.
Lebih lanjut Ganjar menerangkan, pihaknya juga akan mempercepat pembangunan Jembatan Kali Keruh Pekalongan. Dia memastikan bahwa pembangunan jembatan yang ambrol diterjang banjir itu akan dilakukan tahun ini.
"Tahun ini saya pastikan jembatan Kali Keruh dibangun, kami percepat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," tambahnya.
