SUBANG - Di era industri 4.0 atau disruptive technology diperlukan regulasi tepat sasaran yang memproteksi dari penetrasi asing, sehingga memberi manfaat positif bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo seusai pembekalan caleg DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Dapil VIII dan IX Jawa Barat di Subang, Rabu (30/1/2019).
"Kita harus mengikuti perkembangan industri 4.0 dengan regulasi yang tepat sasaran. Agar manfaatnya untuk masyarakat kita dan memproteksi masyarakat kita dari penetrasi asing," tutur Hary Tanoe.
Dia mengungkapkan, e-commerce atau belanja online yang berkembang saat ini mayoritas dikuasai asing, termasuk perusahan-perusahaan yang tadinya lokal kini telah dikuasai oleh asing, sehingga masyarakat di Tanah Air hanya menjadi pasar.
Seperti diketahui, rangkaian kucuran dana besar-besaran dari berbagai investor raksasa mancanegara membuat kepemilikan perusahaan rintisan atau startup Indonesia, yang kini telah memimpin pasar di segmennya dikuasai asing.

Di sisi lain, banyak retail UMKM yang bisa terkena dampak dari industri 4.0. Karena itulah, butuh kebijakan agar belanja online tidak dikuasai asing.
Sementara itu, Moch Charly Vanhoutten, Caleg DPR RI Dapil Jabar IX, mengatakan dirinya sedang mengembangkan digitalisasi guna mendorong masyarakat dari mulanya konsumtif menjadi produktif.
"Sekarang aku lagi memprogram untuk bagaimana digitalisasi memberikan suatu pengembangan bisnis-bisnis di Indonesia dengan sistem network," ungkapnya.
Ricky Kurnia Margono, Caleg DPR RI Dapil Jabar VIII menambahkan perlunya payung hukum digitalisasi yang tepat sasaran.
Perindo harus bisa menempatkan banyak wakilnya di parlemen agar bisa menyusun kebijakan tepat sasaran, termasuk yang terkait dengan perkembangan industri 4.0.
Hary Tanoe terus memotivasi dan menggenjot militansi kader dan caleg agar Partai Perindo bisa meraih kursi sebanyak-banyaknya di Pemilu 2019 mendatang.
“Kita harus punya keterwakilan yang dominan di DPR RI, DPRD Provinsi ataupun Kabupaten/Kota. Target kita 3 besar. Semua harus bekerja," kata Hary Tanoe.
Untuk itu, Hary Tanoe mewajibkan seluruh kader, caleg, sayap-sayap Perindo bekerja maksimal untuk meraih kemenangan.
(Rachmat Fahzry)