Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Islam Melarang Keras Politik Uang, Begini Penjelasannya

Islam Melarang Keras Politik Uang, Begini Penjelasannya
ilustrasi (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Politik uang atau money politics lazim terjadi di Indonesia tiap ada pemilihan anggota legislatif atau pun pemimpin. Selain dilarang konstitusi, praktik ini juga sangat ditentang oleh agama. Islam melarang keras politik uang.

Politik pada dasarnya sangat mulia sebagai perantara bagi tujuan terselenggaranya masyarakat yang adil, aman dan sejahtera. Karena hanya sebagai perantara (wasîlah), bukan tujuan akhir (ghâyah), politik seyogianya tak perlu dikultuskan, dilakukan secara membabibuta, hingga mengorbankan tujuan mulia dari politik itu sendiri.

Di Indonesia, proses pengangkatan pemimpin melewati proses pemilihan umum atau pemilu. Mekanisme satu orang satu suara dalam pemilu, kini telah mendorong para kandidat pemimpin berlomba-lomba untuk meraup simpati dan dukungan suara.

Kerap kali demi meraih itu, jalan instan ditempuh; mengobral janji manis hingga menebar uang suap atau dalam bentuk barang yang bertujuan mempengaruhi orang agar memilih dirinya atau kelompoknya. Suap dalam bahasa Arab disebut risywah.

“Islam melarang keras praktik politik uang semacam ini,” demikian seperti dilansir Okezone dari website NU Online, Jumat (1/2/2019).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement