nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teror Pembakaran Mobil, Ganjar: Jangan Mengganggu Jateng!

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 01 Februari 2019 14:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 01 512 2012408 teror-pembakaran-mobil-ganjar-jangan-mengganggu-jateng-h6HbQwKrCd.jpg Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Foto: Okezone)

SEMARANG - Kasus pembakaran kendaraan di beberapa wilayah membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo geram. Dia mewanti-wanti jangan ada yang mengusik ketenteraman Jawa Tengah dengan menciptakan teror-teror di tengah masyarakat.

Teror pembakaran motor maupun mobil dalam satu bulan terakhir memang cukup meresahkan masyarakat. Tanpa sebab yang jelas, kejadian tersebut telah terjadi di Kota dan Kabupaten Semarang serta di Kabupaten Kendal.

"Kok ini kejadiannya di beberapa titik. Jangan sampai ada yang mengganggu Jawa Tengah," kata Ganjar, Jumat (1/2/2019).

Ganjar berharap teror ini tidak ada sangkut pautnya dengan situasi politik tanah air yang menjelang Pilpres dan Pileg. Menurut Ganjar, kejadian sekecil apapun saat ini bisa dikait-kaitkan dengan Pilpres.

"Tidak boleh ada yang mengganggu dengan kepentingan apapun, karena situasi tahun politik ini sedikit-sedikit saja sensitif," katanya.

Ganjar mengatakan dirinya telah koordinasi dengan Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono. Meskipun sampai saat ini belum satupun pelaku yang berhasil ditangkap. Namun dia berharap kepolisian segera bertindak tegas agar suasana ayem kembali ke Jawa Tengah.

(Baca Juga: Lagi, Teror Bakar Mobil Menimpa Warga Semarang)

"Polisi sedang mengejar pelakunya, mudah-mudahan satu dua yang tertangkap, nanti bisa terungkap motifnya. Apakah dendam, apakah kejahatan, apakah ada urusannya dengan pemilu," katanya.

(Baca Juga: Waspada, Teror Pembakaran Kendaraan Marak di Semarang)

Selain itu Ganjar berharap masyarakat juga turut aktif untuk menghalau teror tersebut dengan kembali menggalakkan siskamling. Menurut Ganjar sistem keamanan lingkungan dari masyarakat sangat berperan penting menciptakan kenyamanan hidup.

"Ya sekarang lagi kita bicarakan, bisik-bisik dengan Kapolda untuk kita berkoordinasi, siskamling kita hidupkan lagi," katanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini