
“Dua menit (di luar) saja itu bisa kena frostbite,” kata Pam. “Aku cuma di rumah saja, soalnya nggak memungkinkan untuk keluar."
Pada hari liburnya, Pam dan keluarga asuhnya bereksperimen melempar air mendidih ke udara dingin ekstrem, yang langsung menjadi salju.
Pam, yang berasal dari Surabaya, merasa cuaca dingin itu mahal karena ia butuh alat penghangat dan baju berlapis-lapis.
“Enak sih kalau bisa main salju satu, dua jam,” katanya. “Tapi kalau terus-terusan dan saljunya nggak pergi-pergi, itu capek juga. Soalnya kalau jalan gampang kepleset, atau kalau saljunya tebal susah banget jalannya”.
Lynn Terpin di Chicago, Illinois
Meski daerah tempat tinggalnya mencapai suhu -31°C dengan angin, Lynn tetap melakukan aktivitas favoritnya, berlari.
“Aku sudah biasa lari, tidak peduli kondisi cuacanya bagaimana,” kata Lynn. “Lari biasanya empat sampai enam mil (6-9 km),” kata dia.