
Namun, Lynn, yang tinggal di Chicago sejak 1987, harus menggunakan perlengkapan ekstra sebelum berlari di suhu di bawah beku. Terlebih karena angin kering dan dingin mempersulit bernapas.
“Kita pakai kaos kaki dua, pakai balaclava (penutup muka),” ujar Lynn. “Terus pakai bandana di leher, komplit lah, sarung tangan, dan penghangat tangan. Tapi sesudahnya, kedinginan juga jari-jarinya”.
Menurut Lynn, matahari sangat membantu untuk memberi kehangatan saat berlari di musim dingin. Ia selalu siap lari tiga kali seminggu, tidak peduli cuacanya.
“Biasanya ramai-ramai, tapi Selasa kemarin karena enggak ada yang mau keluar, aku sendirian. Nekat!” katanya sambil tertawa.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.