Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2.523 Warga Terdampak Banjir dan Tanah Longsor di Manado, 3 Meninggal Dunia

Subhan Sabu , Jurnalis-Sabtu, 02 Februari 2019 |08:34 WIB
2.523 Warga Terdampak Banjir dan Tanah Longsor di Manado, 3 Meninggal Dunia
Longsor di Manado. (Foto : Subhan Sabu)
A
A
A

MANADO – Banjir di Kota Manado saat ini sudah mulai surut. Data sementara yang berhasil dihimpun, sekitar 8 kecamatan dan 23 kelurahan di Kota Manado, Sulawesi Utara, terkena dampak banjir. Dampak banjir terparah terjadi di Kecamatan Tuminting dan Kecamatan Bunaken.

"Data sementara, bencana banjir dan tanah longsor berdampak terhadap 737 Kepala Keluarga dengan 2.523 jiwa. Selain itu juga bencana tersebut menyebabkan 2 orang korban meninggal dunia akibat longsor dan 1 meninggal dunia akibat hanyut terbawa arus banjir," jelas Humas Basarnas Manado, Ferry Aryanto, Sabtu (2/2/2019).

Korban meninggal dunia akibat longsor atas nama Jhon Duarmas (54), warga Kelurahan Taas Lingkungan 3 Kecamatan Tikala, dan Natalia Lapian (1), warga Kelurahan Mahawu Kecamatan Tuminting. Sementara korban meninggal dunia akibat hanyut terbawa arus banjir atas nama Richard Patabone (5), warga Kelurahan Kombos Timur Lingkungan 3. Jasad korban sendiri sudah berhasil ditemukan.

Banjir Manado (Subhan Sabu)

Bencana tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah di Kota Manado, di antaranya di Kelurahan Mahawu, Kelurahan Kombos Barat, Kelurahan Bailang, Kelurahan Dendengan Dalam, Jalan Pumorow, Kelurahan Teling Atas, Kelurahan Wanea serta Kelurahan Karombasan Selatan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement