"BPIH Indonesia lebih tinggi dari Malaysia. Namun, sebenarnya lebih murah. Sebab dari biaya yang dibayarkan jamaah, ada USD400 atau setara SAR1.500 yang dikembalikan lagi kepada setiap jemaah haji sebagai biaya hidup (living cost) di Tanah Suci," kata Lukman dalam siaran persnya, Senin (4/2/2019).
Lukman memaparkan, saat pelunasan biaya haji, calon jamaah haji Indonesia harus membayar BPIH yang di dalamnya termasuk komponen biaya hidup. Komponen biaya tersebut, kata dia. Pada dasarnya bersifat dana titipan saja.
Baca juga: Kemenag Siapkan Asuransi Jiwa untuk Jamaah dan Petugas Haji, Ini Ketentuannya
"Saat di asrama haji embarkasi, masing-masing jamaah yang akan berangkat akan menerima kembali dana living cost itu sebesar USD400 atau setara SAR1.500," paparnya.
"Jadi sebenarnya pada kenyataannya jemaah haji tahun 2019 ini rata-rata hanya membayar USD2.081," tambahnya.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.