Kemudian, kriminalisasi ulama, antek asing, antek aseng, selang cuci darah di RSCM dipakai 40 orang, Hardi meninggal bunuh diri di Grobogan karena terlilit utang, tampang Boyolali dan lainnya itu digunakan sebagai strategi firehose of falsehood.
Namun sayang, pengakuan Ratna Sarumpaet justru membongkar metode propaganda ini. Sehingga, semua semburan yang diarahkan ke Jokowi bisa dipatahkan dari pengakuan itu.
Atas kegagalan itu, mereka justru ramai-ramai mengaku sebagai korban penipuan dan kebohongan Ratna Sarumpaet. Aktivis perempuan yang sempat disanjung-sanjung seperti pahlawan akhirnya dicampakan begitu saja atau istilahnya habis manis sepah dibuang.
"Dalam metode propaganda firehose of falsehood memang dikenal teknik untuk berkelit ketika ketahuan menyebar hoaks. Caranya dengan mudah minta maaf atau bahkan seperti yang dilakukan ramai-ramai oleh kubu 02 dengan mengaku sebagai korban hoaks/penipuan. Inilah memang jurus utama ketika disandingkan dengan fakta yang sebenarnya," ujar Ace.
(Arief Setyadi )