
Wakil Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar itu mengingatkan masyarakat mewaspadai hoaks agar kondisi Indonesia tidak seperti Syria. Di negara tersebut, hoaks awalnya diciptakan untuk membenci pemerintah, yang berujung perang saudara.
"Saya mengetuk pintu hati masyarakat Indonesia, khususnya yang mengaku kaum muslim, apapun latar belakang partai anda, berhentilah memproduksi atau menyebarkan hoaks," ujar TGB.
Dalam ajaran Islam, sambung dia, Allah SWT telah mengingatkan tentang betapa bahayanya kebohongan dan dampak destruktifnya bagi masyarakat. Hal tersebut juga diulas di Surat An-Nur ayat 11-20.
Disinformasi yang dilancarkan untuk melakukan pembunuhan karakter Jokowi-Ma'ruf dilakukan masif dan berulang-ulang. Isu hoaks tersebut di antaranya Jokowi PKI atau komunis, kriminalisasi ulama, TKA Asing, utang luar negeri, pengangguran, serta harga barang mahal.
(Qur'anul Hidayat)