nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aktivitas Tambang Nikel Lumpuh Usai Didemo Karyawan Lokal dan Warga

Chanry Andrew S, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 14:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 08 340 2015336 aktivitas-tambang-nikel-lumpuh-usai-didemo-karyawan-lokal-dan-warga-mAUJZQ3JOt.jpg Demo di PT GAG NIKEL (Foto: Chanry/Okezone)

WAISAI - Aktivitas PT. GAG Nikel yang merupakan anak perusahaan PT Antam TBk lumpuh total setelah didemo ratusan karyawan lokal dan warga pulau GAG, Kampung Gag, Distrik Wigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Aksi yang dilakukan sejak Minggu 3 Februari 2019 tersebut dipicu terkait beberapa kebijakan dan janji perusahaan kepada karyawan lokal dan masyarakat setempat tidak dipenuhi.

Sahid Ibrahim, salah satu koordinator demo mengatakan, aksi tersebut dilakukan karena tidak setuju dengan kebijakan dari pimpinan perusahaan PT. GAG NIKEL yang bekerja sama dengan PT.OMI (Penyalur Tenaga Kerja) sehingga semua tenaga kerja akan dialihkan/dipindahkan status melalui PT. OMI.

"Sampai saat ini pemalangan di areal PT. GN (GAG NIKEL) masih terjadi karena belum ada kesepakatan dari pihak perusahaan (PT. GAG NIKEL) dengan Karyawan Lokal dan Masyarakat sehingga perusahaan belum bisa beraktivitas kembali," ungkap Sahid Ibrahim kepada Okezone, Jumat (8/2/2019).

Baca Juga: Demo di Kemenaker, Ratusan Buruh Naik Motor Lewat Tol

Demo di Raja Ampat

Dalam aksinya, para karyawan menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya para karyawan lokal harus bekerja di PT. GAG NIKEL dan menolak dengan tegas sistem Outsorsing melalui PT. OMI yang diduga merupakan Perusahaan dari BUMD Pemda Raja Ampat.

Terjadinya pemalangan dikarenakan adanya kebijakan dari Perusahaan (PT.GAG NIKEL) yang akan memindahkan status karyawan melalui PT. OMI (Penyalur Tenaga Kerja) karena dimungkinan status karyawan menjadi Outsorsing.

Selain itu, Sahid mengatakan tuntutan karyawan lainnya yakni, PT. GAG Nikel harus melatih putra putri lokal untuk menempati posisi-posisi penting di PT. GAG Nikel.

"Karena selama ini ada perbedaan dialami oleh karyawan lokal dan karyawan yang didatangkan dari luar, kami harap ada pemerataan. Tuntutan kami selalu melalui demo, sudah berapa kali kami sampaikan, tapi pihak perusahaan menggapinya dengan acuh," kata Sahid.

"Jadi kali ini kami tegaskan kami palang aktivitas perusahan. Apabila PT GN tidak memenuhi pernyataan sikap kami, maka semua kegiatan dihentikan sementara sampai ada kesepakatan bersama," kata Sahid melanjutkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan PT. GAG Nikel belum dapat dimintai tanggapannya terkait aksi Warga dan karyawan lokal tersebut.

Demo di Raja Ampat

Baca Juga: Tak Temui Anies, Massa Aksi Bergeser ke Balai Kota

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini