"Yang terlukis hari ini adalah bentuk kesadaran yang tergores sebagai bentuk pernyataan dan harapan. Tak hanya itu, lukisan ini sebagai catatan perjalanan dan perjuangan bangsa ini terbingkai rapi. Di mana awal akan bertemu akhir yang menjadi simbol perjuangan yang tak akan pernah berhenti," kata Erick, Minggu (10/2/2019).

Selain itu, lanjut Erick, para pelukis dalam pameran ini memaknai arti peradaban dan pembangunan bangsa dengan sebuah karya seni. "Lukisan ini bukan hanya menjadi media dokumentasi, tapi telah menjadi alat perjuangan dengan cara tersendiri," tuturnya.
"Mereka memiliki kontribusi nyata dalam membangun dan memajukan bangsa ini," ujar Erick.
(Baca juga: Jokowi: Demokrasi Kita Harus Semakin Matang sehingga Tak Ada Lagi Korban seperti '98)