Ketum PA 212 Tersangka, Moeldoko: Itu Otoritas KPU, Enggak Ada Kaitan dengan TKN

Sarah Hutagaol, Okezone · Senin 11 Februari 2019 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 11 605 2016222 ketum-pa-212-tersangka-moeldoko-itu-otoritas-kpu-enggak-ada-kaitan-dengan-tkn-FmPLN8yvOt.JPG Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko/Kanan (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA - Pihak Polres Surakarta, Jawa Tengah membenarkan bahwa Ketua Umum Persaudaraan Alumni (Ketum PA) 212, yakni Slamet Ma’arif telah resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu, 2 Februari 2019 lalu.

Slamet ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran pemilu dalam acara tabligh akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 Solo pada 13 Januari 2019.

Terkait persoalan tersebut, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Moeldoko menyebut bahwa ketetapan tersebut sudah menjadi wewenang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan tidak ada kaitannya dengan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin.

"Ya, itu otoritasnya KPU lah," ujar Moeldoko saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

“Kalau bawaslu ada satu pelanggaran ya itu otoritasnya KPU. Jadi, enggak ada kaitannya sama TKN. Kita menghormati apa yang menjadi keputusan,” katanya lagi.

Sebelumnya, Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Surakarta, Poppy Kusuma mendatangi Polresta Surakarta pada 1 Februari 2019 lalu dengan membawa bukti-bukti dugaan pelanggaran pemilu pada acara tabligh akbar PA 212 Solo itu. Adapun laporan tersebut dilakukan berdasarkan pelapor dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin, yakni Her Prabu. Sehingga, Bawaslu meneruskan hasil laporan itu.

Slamet Ma'arif

Dasar penetapan tersangka adalah Slamet diduga melakukan tindak pidana pemilu dengan melanggar Pasal 280 Ayat (1) huruf a-j tentang kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Dugaan tindak pidana pemilu itu disebut dilakukan Slamet dalam acara Tabligh Akbar PA 212 Solo Raya, di Jalan Slamet Riyadi, depan kantor BCA KCU Solo-Slamet Riyadi, Gladak, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta, pada Minggu 13 Januari 2019 pukul 06.30-10.30 WIB.

Penetapan Slamet Ma'arif sebagai tersangka dilakukan setelah Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jokowi-Amin Ma'ruf menganggap orasi Slamet pada acara tabligh akbar bermuatan kampanye sehingga mereka melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Solo.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini