Sejak kedatangan Kiai Jangkung, Islam berkembang cukup pesat di Nogosari. Meski belum ada penelitian yang mendalam, perkembangan keagamaan ini dibuktikan dengan munculnya langgar dan sejumlah pesantren.
"Selama ini cerita soal Kiai Jangkung di kalangan warga hanya tersebar dari mulut ke mulut," tuturnya.
Meski demikian, Isniawan berani mengakui kebenaran legenda tersebut. Dia berpijak pada cerita Syekh Siti Jenar, ulama pembawa Islam ke tanah Jawa. Dalam salah satu kisahnya, imbuh Isniawan, Syekh Siti Jenar disebutkan memiliki murid bernama Kiai Jangkung yang ikut menyebarkan Islam di tanah Jawa.
“Namanya sama, tapi yang dimaksud Syekh Jangkung di Glonggong atau bukan juga kurang tahu,” kata dia.
Kepala Desa Glonggong, Mulyono, menyebutkan di desanya makam Kiai Jangkung dan Mbah Dudo memang kerap menjadi tujuan ziarah warga lokal. Saat ini pemerintah desa berencana mengembangkan keduanya ke arah wisata religi sebagai potensi desa.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.