Ini Pentingnya Dukungan Purnawirawan dan Kalangan Terpelajar untuk Jokowi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 08:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 13 605 2017175 ini-pentingnya-dukungan-purnawirawan-dan-kalangan-terpelajar-untuk-jokowi-1taow4e3gN.jpg Jokowi-Maruf (dok. Okezone)

JAKARTA - Pengamat politik dari The Habibie Center, Bawono Kumoro berpendapat, dukungan purnawirawan TNI/Polri memberi dampak positif bagi capres Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Ia menilai dukungan para purnawirawan berguna bagi Jokowi untuk menandingi citra ketegasan yang kerap ditampilkan capres Prabowo Subianto selama ini.

“Bagi Joko Widodo, dukungan para purnawirawan TNI/Polri untuk menandingi citra ketegasan selama ini dijual oleh kompetitor dia, Prabowo Subianto,” ujar Bawono dalam keterangan tertulis, Rabu (13/2/2019).

Bawono mengatakan dukungan purnawirawan TNI/Polri tidak begitu besar jika dilihat dari jumlah pemilih nasional yang menncapai 192 juta pemilih. Namun, ia berkata dukungan purnawirawan, terutama purnawirawan TNI bernilai penting dalam hal memperkuat persepsi publik terhadap seorang kandidat presiden.

Sebab, ia menilai selama ini sebagian besar warga Indonesia menganggap bahwa pilihan tentara patut diikuti. Persepsi itu timbul karena tentara memainkan peran penting di panggung politik nasional sekian puluh tahun.

“Dukungan mereka bernilai penting dalam hal memperkuat persepsi publik terhadap seorang kandidat presiden. Bukan rahasia lagi bila sebagian besar warga Indonesia menganggap bahwa pilihan para tentara patut diikuti. Sekian puluh tahun tentara memainkan peran penting di panggung politik nasional,” ujarnya.

(Baca Juga: Debat Kedua Pilpres, Jokowi Akan Paparkan Capaian 4 Tahun Pemerintahannya)

Selain dukungan purnawirawan, Bawono juga menyoroti dukungan perkumpulan alumni perguruan tinggi bagi Jokowi-Ma’ruf. Ia menilai dukungan itu penting bagi petahana untuk mendongkrak perolehan suara di kalangan terpelajar.

Sebab, ia berkata sejumlah lembagai survei, salah satunya Lembaga Survei Indonesia basis suara pemilih Jokowi-Maruf masih didominasi kalangan berpendidikan menengah ke bawah.

“Jika dibandingkan kompetitor mereka Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tercatat memiliki tingkat keterpilihan sebesar 44.2% dari kalangan terpelajar. Karena itu pemilih kalangan berpendidikan menengah ke atas dirasakan perlu diperkokoh juga oleh petahana,” ujar Bawono.

Lebih dari itu, ia mengatakan alumni perguruan tinggi juga bernilai strategis bagi pemerintahan periode kedua Joko Widodo nanti bila terpilih kembali. Lewat dukungan itu, Jokowi dapat lebih mudah membangun kemitraan antara pemerintah dan kampus serta kalangan akademisi dalam membangun bangsa dan negara ke depan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini