nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

FBI Rilis Gambar-Gambar Korban Pembunuhan Berantai

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 13:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 14 18 2017847 fbi-rilis-gambar-gambar-korban-pembunuhan-berantai-zIWIWot2rd.jpg Gambar para korban yang telah dibunuh Samuel Little. Foto/BBC/FBI

Biro Investigasi Federal atau Federal Bureau of Investigation merilis gambar korban pembunuhan berantai yang dilakukan oleh pembunuh Samuel Little.

FBI berharap dengan merilis gambar-gambar itu dapat mengidentifikasi para korban.

Samuel Little (78) mengaku membunuh 90 orang selama tiga dekade tahun lalu, sementara ia sudah hukuman seumur hidup karena pembunuhan.

Pembunuhan itu terjadi di seluruh Amerika Serikat (AS) antara tahun 1970 dan 2005.

Mengutip BBC, Kamis (14/2/2019) penyelidik mengatakan ia menargetkan "perempuan yang terpinggirkan dan rentan", dan bahwa beberapa tubuh mereka tidak teridentifikasi dan kematian tidak diinvestigasi.

Foto/BBC/FBI

Foto/BBC/FBI

Setelah mendengar semua pengakuannya, petugas percaya Little merupakan salah satu pembunuh berantai paling produktif dalam sejarah AS.

Little adalah mantan petinju yang kompetitif. Dia akan memukul korbannya dengan pukulan sebelum mencekik mereka.

Sekarang, mereka berharap gambar yang dibuat Little dapat membantu petugas untuk mengetahui siapa saja korbannya sehingga keluarga mereka dapat diberi tahu.

"Tanpa bekas tikaman atau luka tembak, banyak dari kematian ini tidak diklasifikasikan sebagai pembunuhan, tetapi disebabkan oleh overdosis obat, kecelakaan, atau sebab alami," kata FBI dalam laporan awalnya pada November tahun lalu.

Pembunuh berantai paling produktif

Meskipun Little telah dihukum karena kasus tiga pembunuhan, FBI percaya bahwa ia bertanggung jawab untuk banyak lagi.

Little pertama kali ditangkap pada 2012 ketika atas tuduhan narkoba di tempat penampungan tunawisma di Kentucky, dan diekstradisi ke California.

Foto/BBC/FBI

Begitu dia berada di tahanan polisi di Los Angeles, petugas melakukan tes DNA padanya.

Hasilnya, Little terkait dengan tiga pembunuhan yang belum terpecahkan dari tahun 1987 dan 1989, yang semuanya terjadi di Los Angeles.

Dia mengaku tidak bersalah di persidangan, tetapi akhirnya dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman tiga kali hukuman seumur hidup, tanpa ada kemungkinan pembebasan bersyarat.

Tiga korbannya yang diketahui dipukuli dan dicekik, sebelum tubuh mereka dibuang di lorong atau tempat sampah.

Foto/BBC/FBI

Sebelum dinyatakan bersalah atas pembunuhan, Little telah membangun catatan kriminal yang luas, dengan pelanggaran dari perampokan bersenjata hingga pemerkosaan di sejumlah negara berbeda di seluruh AS.

Kasus Little kemudian ditindaklanjuti ke Program Pengawasan Tindak Pidana Kekerasan FBI (ViCAP), yang menganalisis orang-orang yang secara berurutan melakukan kekerasan dan kejahatan seksual. Mereka kemudian berbagi temuan mereka dengan penegak hukum setempat di berbagai daerah, untuk mengecek mereka terhadap kejahatan yang tidak terpecahkan.

Foto/BBC/FBI

ViCAP, bertugas melakukan pemeriksaan latar belakang penuh pada Little, memperhatikan bahwa tiga pembunuhan di LA sangat mirip dengan sejumlah kematian yang belum terpecahkan sejak tahun 1970-an.

Analis kejahatan Christina Palazzolo menulis di situs web FBI mengatakan bahwa mereka "menemukan sebuah kasus di Odessa, Texas, yang kedengarannya sangat mirip dengannya, dan kami dapat menempatkannya melewati daerah itu pada waktu yang bersamaan".

Pada musim semi tahun lalu, simpatisan mengadakan wawancara dengan Little, berharap bisa mengetahui lebih banyak informasi. Mengetahui bahwa dia ingin pindah penjara, mereka membuat kesepakatan—dia bisa dipindahkan jika dia mau bekerjasama.

Kemudian, selama wawancara, Ms Palazzolo mengatakan "dia pergi melalui kota dan negara bagian dan memberi [kami] jumlah orang yang dia bunuh di setiap tempat". Setelah selesai, dia telah mengakui 90 pembunuhan. FBI mengatakan sejauh ini mereka dapat memverifikasi 34 di antaranya.

Banyak dari korban Little adalah pekerja seks, orang-orang dengan masalah penyalahgunaan obat-obatan dan waria, yang kematiannya mungkin tidak diselidiki atau akan dianggap sebagai kecelakaan pada saat itu.

Ingatannya tentang pembunuhan itu sebagian besar tepat, karena dia bisa memberikan perincian tentang di mana lokasi kejadian dan mobil apa yang dia kendarai. Tetapi dia tidak dapat mengingat waktu tepat kapan ia mmbunuh, kata penyelidik.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini