Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bukti Rekaman Sadapan KPK Terhadap Lucas Dianggap Tidak Bernilai Hukum

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Kamis, 14 Februari 2019 |20:28 WIB
Bukti Rekaman Sadapan KPK Terhadap Lucas Dianggap Tidak Bernilai Hukum
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali mengagendakan sidang lanjutan perkara dugaan merintangi, atau menghalangi proses penyidikan Eddy Sindoro untuk terdakwa Lucas. Agenda sidang kali ini yakni, mendengarkan keterangan saksi Ahli.

Adapun, saksi ahli yang dihadirkan pada persidangan kali ini yaitu, Guru Besar Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana dari ‎Universitas Hasanuddin, Makkasar, Prof Said Karim. Dalam persidangan, Prof Said Karim sempat menanggapi pertanyaan kuasa hukum Lucas, Aldres Napitupulu terkait rekaman sadapan KPK.

Awalnya, Aldres mempertanyakan sadapan yang dimiliki KPK terkait perbincangan seseorang yang diduga Lucas. Namun, menurut ‎Aldres, sadapan tersebut diperoleh KPK dari proses penyidikan yang berbeda yakni, perkara Eddy Sindoro.

Menanggapi pertanyaan Aldres, Prof Said Karim menyatakan seharusnya KPK spesifik dalam menyadap seseorang. Bahkan, sambung Said Karim, sadapan tersebut tidak ada nilai hukumnya jika perkaranya berbeda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement