Viral Ada Toko Jual Organ Manusia, Berani Beli?

Agregasi Solopos, · Jum'at 15 Februari 2019 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 15 18 2018230 viral-ada-toko-jual-organ-manusia-berani-beli-n0uTpEl254.jpg Penjual organ manusia yang diawetkan (Solopos)

INGGRIS - Suatu toko di Battlebridge, Essex, Inggris, menarik perhatian banyak orang karena barang dagangannya yang tak wajar. Memasuki toko tersebut, pelanggan disambut musik khas Skandinavia. Toko itu dipenuhi asap dari buah saga yang dibakar.

Aneka barang yang dijual di toko tersebut cukup aneh dan misterius. Betapa tidak, toko itu menjual anggota tubuh manusia, mulai dari ovarium wanita, janin, daging manusia, dan aneka benda aneh lainnya dari manusia dan hewan. Harga barang yang ditawarkan di toko tersebut bervariasi, mulai dari 10-2.650 Euro atau sekitar Rp158.000-Rp42 juta. Barang-barang tersebut diawetkan dalam wadah khusus.

 Baca juga: Viral Kisah Haru Popo, Anjing yang Menjaga Jasad Majikannya selama 3 Bulan

Mengutip Essex Live, Henry Scragg adalah pria yang menjual ratusan barang tak biasa itu. Dia berhenti dari pekerjaannya sebagai tukang kebun di Anglia Ruskin University lima tahun lalu demi mengejar minatnya mempelajari hal-hal unik tersebut.

 https://img.solopos.com/thumb/posts/2019/02/15/971987/barang-dagangan-.jpg?w=600&h=400

"Ketika masih muda, saya tidak tahu apa yang ingin saya lakukan. Saya tersesat. Jadi saya menghabiskan sebagian besar hidup saya mencoba untuk mengikuti orang lain tetapi saya tidak pernah bahagia dan saya tidak pernah jadi diri sendiri," ujarnya.

 Baca juga: Hendak Ditangkap, Penyeret Kucing Dibawa ke Rumah Sakit Diduga Gila

Henry Scragg menghabiskan waktu berjam-jam mencari barang-barang yang menarik di situs belanja eBay. Setelah itu, dia memajang semua benda aneh yang dibelinya di dalam toko khusus. Dia kali pertama memajang benda unik tersebut di pameran Colchester Castle pada 2011.

 https://img.solopos.com/upload/img/toko%20.jpg

Henry Scragg pertama kali memajang barang-barang unik milikinya di sebuah pameran benda-benda kuno di Colchester Castle pada 2011. Ketika dia menghubungi panitia, mereka memberikannya sebuah ruangan yang seperti penjara dan bagi Scragg hal itu cocok bagi barang-barangnya. Dia sadar banyak orang yang merasa aneh dengan kelakuannya. Namun, dia tidak pernah mempermasalahkan anggapan tersebut.

Lebih lanjut Henry Scragg menambahkan, pelanggannya merupakan orang yang berpikiran terbuka. Pelanggan tersebut berasal dari berbagai kalangan, termasuk pekerja di bidang kesehatan. Maklum saja, benda-benda tersebut memang cukup bermanfaat untuk peneliti di bidang kesehatan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini