nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perkara Jual Beli Sabu, Oknum Polisi Divonis 18 Bulan Penjara

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 05:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 15 338 2018214 perkara-jual-beli-sabu-oknum-polisi-divonis-18-bulan-penjara-GWgMvhsfCZ.jpg ilustrasi

DEPOK - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok menjatuhkan hukuman serupa terhadap pembeli dan perantaranya, dalam kasus jual beli Narkoba jenis sabu. Kedua terdakwa tersebut yakni anggota Polri Parwoko sebagai pemesan dan perantaranya Wahyudin Agus Salim seorang warga sipil.

Sidang agenda putusan yang diketuai majelis hakim Sri Rejeki Marsinta dengan anggota Nanang Herjunanto dan Darmo Wibowo Mohammad menjatuhkan vonis keduanya selam 18 bulan penjara lantaran terbukti melanggar pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menimbang atas perbuatan terdakwa Parwoko telah melanggar terkait penyahgunaan Narkoba majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama 1 tahun dan 6 bulan penjara,” kata Sri Rejeki dalam jalannya sidang, Kamis (14/2/2019).

Setelah menjatuhkan vonis terhadap anggota Polri kemudian majelis hakim menjalankan sidang lanjutan terhadap terdakwa Wahyudin Agus Salim warga sipil yang menjadi perantara ke oknum polri. Pada putusanya majelis hakim juga menjatuhkan hukuman yang sama dengan pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menimbang atas perbuatan terdakwa Wahyudin Agus Salim telah melanggar terkait penyahgunaan Narkoba majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama 1 tahun dan 6 bulan penjara,” ucap Sri Rejeki di persidangan.

Vonis Lebih Rendah Dari Tuntutan

Sebelum dijatuhkan vonis oleh PN Depok, JPU Kejaksan Negeri Depok AB Ramadhan dan Kozar Kertyasa menuntut kedua terdakwa Parwoko dan Wahyudin Agus Salim dengan pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri. Pembacaan tuntutan kedua terdakwa ini dilakukan secara terpisah

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Parwoko dengan pidana penjara selama 2 tahun,” ucap AB Ramadhan.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Wahyudin Agus Salim dengan pidana penjara selama 2 tahun,” kata Kozar Kertyasa.

Peristiwa tersebut bermula pada Minggu, 12 Oktober 2018 sekira pukul 23.00 WIB, terdakwa menghubungi terdakwa Wahyudin Agus Salim dengan maksud minta tolong untuk dicarikan narkotika jenis sabu. Lalu terdakwa Wahyudin Agus Salim berkata akan menghubungi temannya terlebih dahulu untuk memesan sabu dan nanti terdakwa akan dihubungi oleh temannya Wahyudin Agus Salim.

Tak lama kemudian terdakwa dihubungi oleh temannya Wahyudin Agus Salim yang bertanya ‘apakah jadi memesan sabu’ lalu terdakwa Parwoko berkata ‘iya’. Kemudian terdakwa dan penjual janjian untuk bertemu di rumah terdakwa Wahyudin Agus Salim yang terletak di Kampung Pengasinan RT 004/001 Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Setelah terdakwa menyerahkan uang sebesar Rp 1.400.000 kepada temannya Wahyudin Agus Salim dan menerima satu klip bening berisi sabu, terdakwa lantas membagi menjadi dua bungkus plastik bening berisi sabu. Satu bungkus plastik bening berisi sabu kepada Boy di saung samping rumah terdakwa Wahyudin Agus Salim. Sedangkan satu bungkus plastik bening berisi sabu dikonsumsi secara bersama-sama terdakwa Wahyudin Agus Salim.

Setelah selesai mengkonsumsi sabu di rumah terdakwa Wahyudin Agus Salim tiba-tiba datang anggota Polresta Depok dan langsung menggeledah ditemukan satu buah alat hisap (bong) berikut sedotan dan satu bungkus klip bening bekas sabu di lantai dapur.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini