nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nipu di Medsos Pakai Foto Polwan Cantik, Seorang Petani Ditangkap

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 22:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 15 609 2018577 nipu-di-medsos-pakai-foto-polwan-cantik-seorang-petani-ditangkap-6Gbs7B5zp9.jpg Foto: Okezone

MAKASSAR - Seorang petani bernama Abdul Malik (28), ditangkap Tim Cyber Crime Polda Sulsel lantaran melakukan penipuan dengan modus membuat akun Facebook palsu.

Warga Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan itu membuat tujuh akun palsu dengan nama Dhy Ayuputri, Ayu Puput, Sasa Ayuputri, Dwi Ayuputri, Ayu Puput, Octavhia, dan Vhia Sandhy Ayuputri. Aksinya terbongkar pada 29 Januari 2019

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengatakan, akun palsu yang dibuat pelaku memakai foto profil seorang polisi wanita berpangkat bripda.

Akun Facebook palsu yang mencatut foto polwan dan mengiklankan menjual mobil dan motor murah.

"Jadi dalam postingannya Abdul menjual kendaran roda dua dan empat dengan harga miring," kata Dicky.

 sd

Dijelaskan Dicky, terungkapnya kasus penipuan ini berkat kerja Tim Cyber Crime Polda Sulsel yang menemukan akun Facebook bernama Dhy Ayuputri dengan foto polisi wanita berseragam dinas.

Akun tersebut melakukan aktivitas mencurigakan, seperti menawarkan kendaraan bermotor ke pengguna Facebook.

Kemudian Polwan Sandhy Ayu Putri yang bertugas di Lembaga Pendidikan Polri Sekolah Polisi Wanita, Ciputat, Tangerang Selatan, dihubungi dan dia merasa tidak melakukan aktivitas seperti itu.

"Pertamakali kita by phone kita cek langsung di Jakarta, kita tanyakan sama polwannya. Betul tidak kamu memposting, karena kita curiga tidak mungkin seorang bribda menjual motor menjual mobil, mana mungkin. Polwan itu mengatakan ini bukan Facebook saya pak," ungkap Dicky

Sementara itu, Abdul dihadapan polisi mengaku sengaja memilih foto Polwan Sandhy Ayu Putri karena memiliki paras cantik. Sehingga dapat menarik perhatian calon korbannya.

Ia sudah tujuh bulan menjalankan aksinya. Dia punya ilmu menipu via online setelah belajar dari teman-temannya di Kabupaten Sidrap.

"Saya sengaja pasang foto Polwan, agar para pembeli percaya, saya juga memasang foto yang sama dengan membuat 7 akun berbeda," kata Abdul.

Dari laman Facebook, Abdul kembali komunikasi dengan korban menggunakan WhatsApp dengan bomor WA 082267862464 yang tertera di profil Facebooknya.

"Saya ambil foto polwan dari Facebook. Kalau yang pakai foto polwan belum ada korban, kalau yang Rp16 juta itu penipuan juga, tapi tidak pakai foto polwan. Cuma foto kendaraannya tidak ada, jadi uangnya ditransfer duluan melalui Bank Rakyat Indonesia," ungkap Abdul.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini