Soal Puisi 'Doa yang Ditukar', Fadli Zon Akan Minta Maaf ke Mbah Moen

Isal Faisal, Okezone · Minggu 17 Februari 2019 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 17 605 2019161 soal-puisi-doa-yang-ditukar-fadli-zon-akan-minta-maaf-ke-mbah-moen-eSJmZatsJ2.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dalam waktu dekat akan bersilahturahmi ke kediaman KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) terkait dengan klarifikasi puisi yang dibuatnya berjudul 'Doa yang Ditukar'.

Melalui akun resmi twitternya, pada Minggu (17/2/2019). Fadli Zon memberikan penjelasan kepada oknum-oknum yang tak bertanggung jawab agar tidak digoreng untuk menyebarkan fitnah dan mamanipulasi infomasi.

"Dalam waktu dekat Insya Allah saya mungkin akan bersilaturahim ke KH. Maimoen Zubair. Meskipun puisi saya sekali lagi tidak pernah ditujukan untuk beliau, sebagai salah satu aktor politik saya ingin meminta maaf karena kontetasi politik yang terjadi saat ini mungkin telah membuat beliau dan keluarga menjadi tidak nyaman akibat gorengan orang-orang yang tak bertanggung jawab," kata Fadli Zon.

 sd

Ia pun menghormati KH. Maimoen Zubair, baik sebagai ulama, maupun sebagai pribadi yang santun dan ramah.

"Beberapa kali saya bertemu dengan beliau, diantaranya bertemu di tanah suci Makkah, di pesantren Syekh Ahmad bin Muhammad Alawy Al Maliki, di Rusaifah," sambungnya.

Wakil Ketua DPR itu pun mengaku tidak rela melihat Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang itu diperlakukan tidak pantas hanya demi memuluskan ambisi politik seseorang ataupun sejumlah orang.

"Inilah yang telah mendorong saya menulis puisi tersebut. Saya tidak rela ada ulama kita di begal dan dipermalukan semacam itu," tegasnya.

 sd

Sekadar diketahui, Fadli menulis puisi berjudul "Doa yang Ditukar" seiring viralnya video KH Maimoen Zubair yang mendoakan Prabowo Subianto. Padahal, Mbah Moen -sapaan akrabnya- sedang berada di samping Presiden Jokowi.

Mbah Moen juga telah memberikan klarifikasi bahwa dirinya mendoakan Jokowi dan memilihnya sebagai pemimpin nasional di pesta demokrasi mendatang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini