Sebab, kata Irwandi, Jokowi pernah bekerja di PT Alas Helau bersama dengan Prabowo. PT Alas Helau sendiri merupakan perusahaan pengolah bahan pembuat kertas yang kemudian berubah nama menjadi PT Tusam Hutani Lestari.
Baca juga: Prabowo Diminta Serahkan Ratusan Ribu Hektare Lahannya untuk Petani Kecil
PT Tusam Hutani Lestari milik Prabowo dijadikan pemasok kayu pinus untuk dijadikan kertas yang digarap oleh PT Kertas Kraft Aceh. Menurut Irwandi, perusahaan milik Prabowo kerap menebang pinus tanpa melakukan penanaman kembali (reboisasi).
"Pinus hutan industri, pinusnya dipakai untuk bahan paper, di Aceh ada pabrik kertas disana. Bahwa terjadi penebangan minim penanaman atau reboisasi," terangnya.
Dalam perkaranya, Irwandi Yusuf didakwa bersama-sama dengan stafnya, Hendri Yuzal dan Teuku Saiful Bahri menerima suap sebesar Rp1.050.000.000 dari Bupati Bener Meriah Aceh, Ahmadi. Uang tersebut diberikan Ahmadi kepada Irwandi dalam tiga kali tahapan.