HANOI – Vietnam akan menjadi tuan rumah pertemuan besar antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un pada akhir bulan ini. Untuk memperingati peristiwa itu, gerai penata rambut di Ibu Kota Hanoi menggelar sebuah promosi yang unik.
Tuan Duong Beauty Academy menawarkan potong rambut gratis bagi siapa pun yang ingin meniru gaya rambut Trump atau Kim Jong-un. Promosi tersebut akan berjalan sampai 28 Februari saat ribuan pejabat dan jurnalis tiba di Hanoi untuk pertemuan pertama antara Trump dan Kim Jong-un sejak KTT pertama mereka Juni tahun lalu.
BACA JUGA: Trump Rencanakan Bertemu dengan Kim Jong-un pada 27-28 Februari di Vietnam
"Saya merasa senang dengan potongan rambut ini karena orang akan berpikir saya terlihat seperti pemimpin Korea Utara," kata To Hia Guy, seorang anak berusia 9 tahun yang menata rambutnya dengan gaya Kim Jong-un.
Pemilik salon, Le Tuan Duong mengatakan, promosi itu mula-mula dilakukannya untuk bersenang-senang, namun, dia terkejut dengan respons yang didapat dari orang-orang. Dia juga menyatakan dukungannya untuk KTT kedua antara Trump dengan Kim yang akan digelar pada 27-28 Februari mendatang.
"Saya cinta damai. Saya sangat benci perang. Begitu banyak orang di keluargaku telah meninggal, jadi aku sangat mendukung KTT ini," ujarnya sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (20/2/2019).
Le Phuc Hai, salah seorang pelanggan salon mengatakan, dia sedang bersantai saat Duong bertanya apakah dia ingin rambutnya dipotong dan dicat seperti gaya rambut Donald Trump. Karena penasaran, Hai menyetujuinya.
"Aku tidak takut dengan warna rambut oranye terang ini karena setelah kampanye promosi ini, pemilik salon mengatakan dia akan mengembalikan rambutku ke normal," ujarnya.
Saya suka potongan rambut Donald Trump. Itu terlihat hebat dan sesuai dengan usia saya," tambah Hai.
BACA JUGA: Kim Jong-un Akan Kunjungi Vietnam di Tengah Pembicaraan KTT Kedua AS-Korea Utara
Meskipun mendapat sambutan yang baik, beberapa pihak khawatir promosi itu akan mendapat masalah dengan pihak Korea Utara. Bukan rahasia bahwa Pyongyang sangat sensitif dengan berbagai hal yang dianggap menghina harga diri pemimpinnya.
Pada 2014, para pejabat dari kedutaan Korea Utara di London mengadu ke tukang cukur mengajukan keluhan kepada tukang cukur yang menggunakan frasa "Hari Rambut Buruk?" di bawah foto Kim Jong-un untuk menawarkan jasa potong rambut.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.