nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Isak Tangis Keluarga Pecah saat Terima Jenazah Pensiunan TNI AL yang Dibunuh karena Tagih Utang

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Rabu 20 Februari 2019 15:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 20 340 2020590 isak-tangis-keluarga-pecah-saat-terima-jenazah-pensiunan-tni-al-yang-dibunuh-karena-tagih-utang-GU2E4jmQ2B.jpg Suasa Haru saat Keluarga Menerima Jenazah Pensiunan TNI AL yang Tewas Dibunuh karena Menagih Utang, di RSUD Raja Ahmad Thabib, Tanjungpinang (foto: Muhammad Bunga Ashab/Koran SINDO)

TANJUNGPINANG - Isak tangis mewarnai penyerahan jasad Arnold Tambunan (60), pensiunan TNI Angkatan Laut (AL) yang dibunuh saat menagih utang. Polres Tanjungpinang menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, untuk selanjutnya dikebumikan, Rabu (20/2/2019).

Keluarga yang ditinggal Arnold, mulai dari istri Nawati, anak-anaknya, menantu, adik kandung, serta kerabat terdekat turut hadir mengikuti penyerahan jenazah di rumah sakit. Air mata sang istri terus berurai melihat suami tercinta sudah dikafani.

Suasana Haru saat Keluarga Menerima Jenazah Pensiunan TNI AL yang Tewas Dibunuh karena Menagih Utang di RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang (foto: Muhammad Bunga Ashab/iNews)

(Baca Juga: Tagih Utang, Pensiunan TNI AL Dibunuh dan Mayatnya Dibuang ke Septic Tank) 

Dia tampak masih tak rela melihat kepergian suami untuk selama-lamanya. Nawati terus terisak-isak meratapi suaminya.

Setelah penyerahan itu, jasad Arnold langsung dibawa keluarga ke rumah duka di Jalan Pati Unus, Komplek TNI AL, Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang. Rencananya jasad Arnold akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kilometer (Km) 7, Tanjungpinang. Di rumah duka, jasad Arnold diprosesi secara adat Batak dan dimakamkan secara Nasrani.

"Rencananya besok akan dimakamkan di TPU Km 7, sekarang jasadnya dibawa dulu ke rumah duka. Hari ini di rumah ada acara keluarga besar, kita orang Batak, berjalananlah adat," kata Jonni Tambunan (57), adik kandung Arnold di kamar jenazah RSUD Raja Ahmad Thabib.

Jonni menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah mengungkap kasus pembunuhan yang dialami korban. Dia berharap, polisi mampu mengungkap kasus ini secara terang benderang.

"Terima kasih kita sampaikan kepada pihak polisi. Kita tunggu perkembangan kasusnya," ujar Jonni.

Sementara Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie mengatakan, korban dibunuh oleh dua orang yakni Rasyid pengusaha tenda (almarhum) dan Abdul pekerjanya.

"Setelah proses dilaksanakan bekerja sama dengan tim forensik Polda Kepri dan menyakini bahwa benar kerangka itu adalah jasad Arnold kemudian diserahkan kepada keluarga korban," ujar Alie.

Suasana Haru saat Keluarga Menerima Jenazah Pensiunan TNI AL yang Tewas Dibunuh karena Menagih Utang di RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang (foto: Muhammad Bunga Ashab/iNews)

(Baca Juga: Ibu di Ponorogo Bukan Bunuh Diri, tapi Tewas Digerinda Suaminya) 

Dia menjelaskan, motif pembunuhan karena tersangka Rasyid sakit hati karena ditagih utang sehingga berniat menghabisi korban dibantu tersangka Abdul. Untuk tersangka Rasyid telah meninggal dunia karena mengalami kecelakaan lalu lintas, sedangkan Abdul ditangkap di Batu 8.

"Kejadian ini adalah pembunuhan berencana, hasil penyelidikan sebelum kedatangan Arnold, malam harinya kedua tersangka telah merencanakannya," kata Alie.

Seperti diketahui, jasad Arnold ditemukan Porles Tanjungpinang di dalam septic tank rumah kontrakan milik tersangka Rasyid di Jalan Menur, Gang Juang 5, Nomor 15, RT06/RW09, Kelurahan Seijang, Bukit Bestari. Sejak ditemukan pekan lalu, keluarga Serma (Purn) Arnold Tambunan (59), Pensiunan TNI AL yang hilang sejak Agustus 2018 lalu menyakini jasad itu adalah Arnold.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini