JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilaporkan oleh sekelompok orang ke Bawaslu pasca-debat kedua Pilpres 2019. Jokowi dituding memberikan beberapa data bohong dan menyerang pribadi Prabowo Subianto.
Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi-Amin, Achmad Baidowi menilai, pelaporan dilakukan oleh sekelompok orang yang hanya mencari sensasi dan popularitas semata. Menurut Awiek, sapaannya, dalam proses adu gagasan tersebut, Jokowi tidak berbohong dan menyerang pribadi.
"Itu cari sensasi saja. Yang dimaksud Jokowi itu hanyalah memberikan contoh kepada publik terkait penguasaan lahan," kata Awiek kepada Okezone, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Wasekjen PPP itu menekankan, Jokowi hanya memberikan contoh konkret bahwa ada segelintir orang dalam negeri yang menguasai sejumlah lahan yang besar.
"Nah, penguasaan oleh segelintir orang itu ada contoh kasusnya," tutur Awiek.
(Baca juga: Dinilai Berikan Keterangan Palsu, Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu)