Mereka diberikan usulan prosedur mengenai cara menangani pelecehan, seperti menyusun tata perilaku bagi pastor, melatih jemaat untuk menangkap insiden pelecehan, dan memberitahukannya ke kepolisian.
Para peserta juga mendengar kesaksian para korban—yang sebagian besar tidak diungkap identitasnya—berisi pengalaman ketika dilecehkan dan menghadapi petinggi gereja yang menutupi kasus mereka.
Baca juga: Paus Fransiskus Rayakan Misa di Uni Emirat Arab
Seorang perempuan dari Afrika mengaku dipaksa menjalani tiga aborsi setelah disiksa saat remaja selama bertahun-tahun oleh seorang pastor yang menolak memakai alat kontrasepsi.
Seorang korban lainnya dari Asia mengaku dilecehkan lebih dari 100 kali.
Seberapa besar tekanan yang dialami Paus?