nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lebih dari 150 Orang di India Tewas Akibat Minum Miras Oplosan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 25 Februari 2019 10:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 25 18 2022362 lebih-dari-150-orang-di-india-tewas-akibat-minum-miras-oplosan-J3nbiucbRP.jpg Foto: AFP.

GUWAHATI – Sedikitnya 150 orang telah dilaporkan tewas akibat menenggak minuman keras oplosan di beberapa negara bagian di utara India. Ini merupakan kejadian kedua yang terjadi di India dalam sebulan terakhir.

Jumlah korban tersebut didapat berdasarkan laporan dari tiga rumah sakit di timur Negara Bagian Assam. Pihak berwenang memperkirakan jumlah korban tewas mencapai 84 orang pada Sabtu dengan banyak korban lainnya masih dirawat dengan kondisi yang beragam.

"Kami masih memiliki lebih dari 170 orang dirawat di rumah sakit dengan pasien baru dibawa dari daerah terdekat. Beberapa memperlihatkan komplikasi dua hari setelah mengonsumsi minuman keras," kata Menteri Kesehatan Assam, Himanta Biswa Sarma kepada Reuters.

BACA JUGA: Hampir 100 Orang Tewas Akibat Alkohol Oplosan di India

"Kami telah mengirim sampel untuk pemeriksaan forensik untuk memastikan bahan yang digunakan dalam banyak minuman keras palsu yang menyebabkan kematian begitu banyak orang," tambahnya.

Insiden di Assam ini terjadi hampir dua pekan setelah lebih dari 100 orang tewas akibat mengonsumsi minuman beralkohol yang tercemar di Negara Bagian Uttarkhand dan Uttar Pradesh. Kejadian tersebut merupakan insiden keracunan minuman beralkohol terburuk yang pernah terjadi di India.

Pihak berwenang telah melakukan penyelidikan untuk menemukan sumber dari alkohol-alkohol palsu tersebut dan menangkap para pelakunya.

Kematian akibat alkohol yang diproduksi secara ilegal, yang dikenal dengan nama sebagai "hooch" atau "minuman keras kampung", adalah kejadian biasa di India. Banyak warga miskin yang tidak mampu membeli minuman keras yang legal beralih mengonsumsi minuman ilegal yang jauh lebih terjangkau.

Di Assam, produksi dan konsumsi minuman keras biasanya ditemukan di sekitar perkebunan teh di negara bagian itu di mana minuman tersebut dikonsumsi oleh para buruh yang dibayar rendah.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini