BOGOR - Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo meyakini bahwa implementasi dari visi-misi pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin akan mendorong Indonesia menjadi lebih maju.
"Kunci kemajuan bangsa kita adalah bagaimana kita bisa membuat masyarakat yang kurang produktif menjadi produktif dengan pendidikan tinggi, pelatihan dan lain sebagainya," kata Hary.
Hal itu disampaikan pria yang telah mengajar di lebih dari 200 perguruan tinggi itu, seusai menghadiri pidato Kebangsaan penyampaian visi-misi paslon Jokowi-Ma'ruf di Sentul, Bogor, Minggu 24 Februari 2019.
Hary mengatakan, Jokowi telah menyampaikan apa yang telah dikerjakan dan dihasilkan dalam 4 tahun masa pemerintahannya, sekaligus rencananya dalam 5 tahun ke depan.
Dirinya menilai banyak hal positif yang disampaikan Jokowi dalam pidato kebangsaan tersebut, antara lain pemberian pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu melalui Kartu Indonesia Pintar-Kuliah dan pelatihan-pelatihan. Hal tersebut menurut dia akan mempercepat produktivitas masyarakat.
"Banyak program yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat kita. Ini sangat penting supaya kita mampu memiliki daya saing, itu kunci untuk membangun Indonesia yang maju," tuturnya.
Ia meyakini bila hal tersebut dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat, maka Jokowi dan Ma'ruf Amin akan menjadi pilihan rakyat. Dalam pandangannya, bila visi-misi bertema 'Optimis Indonesia Maju' itu dimplementasikan dengan baik, maka bukan tak mungkin Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju.
(Rizka Diputra)