Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dedi Mulyadi: Jokowi Kerja Dulu, Baru Pidato Kebangsaan

Mulyana , Jurnalis-Selasa, 26 Februari 2019 |13:35 WIB
Dedi Mulyadi: Jokowi Kerja Dulu, Baru Pidato Kebangsaan
Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Jabar, Dedi Mulyadi
A
A
A

"Beliau juga menyampaikan konsep yang lebih detil dan teknis, bukan tataran ucapan yang bersifat apologi atau ucapan yang terlalu mengawang tapi lebih pada teknis apa sih yang dibutuhkan rakyat," tambah dia.

Hal itu cukup beralasan, karena sebelumnya jagoannya sibuk dengan pekerjaanya sebagai sebagai seorang Presiden dan kepala pemerintahan. Jadi, kata Dedi, sangat wajar jika Jokowi menunggu momen yang tepat untuk menyampaikan pidato kebangsaannya ini.

"Karena Pak Jokowi itu kepala negara dan kepala pemerintahan. Maka presiden Indonesia lebih capek dibanding dengan Presiden di negara lain yang pemerintahannya dibagi dua, yaitu kepala negara terpisah dengan kepala pemerintahan. Makanya, presiden di Indonesia selain harus mengerti urusan protokoler kenegaraan, dia harus tahu harga bawang dan harga cabai," tuturnya.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement