(Baca Juga: Tantangan Jokowi soal Pemilik Konsesi Kembalikan ke Negera Berlaku untuk Semua Pihak)
Selain itu, Dedi mengatakan langkah yang dilakukan Jokowi merupakan salah satu strategi. Jadi, kata dia, hal tersebut hanya persoalan mengambil timingnya saja. Dalam politik hal yang biasa menunggu moment tepat.
"Strateginya kan memang begitu. Ada yang menyerang lebih dahulu, ada yang menunggu timingnya tepat," jelas dia.
Namun, dia menilai, yang lebih tepat pidatonya adalah Pak Jokowi. Karena, menurut dia, Jikowi bisa mengisi seluruh titik-titik lemah dari orang yang pidatonya disampaikan lebih dulu.